Showing posts with label PHP. Show all posts
Showing posts with label PHP. Show all posts

Tuesday, 26 April 2016

Persiapan Yang Harus Dilakukan Sebelum Membuat Sebuah Website

Persiapan Yang Harus Dilakukan Sebelum Membuat Sebuah Website

Membuat sebuah website itu gampang-gampang susah karena banyak tahapan-tahapan agar website tersebut bisa berjalan dengan sesuai keinginan kita.

Saya sudah sering membuat sebuah website dan saya selalu memperbaiki langkah-langkah saya sebelum membuat sebuah website. Karena persiapan awal itu sangat berpengaruh dalam proses pembuatannya.

Agar anda ketika membuat website sesuai dengan keinginan anda maka saya akan membagikan tentang artikel Persiapan Yang Dilakukan Sebelum Membuat Sebuah Website.

1. Tujuan pembuatan website


Apa tujuan anda ingin membuat sebuah website? Untuk mendapatkan pelanggan atau untuk mengkampanyekan perusahaan anda tersebut?
Apapun tujuan anda membuat website anda harus menjabarkan nya dengan terperinci. Biasanya website dibuat dengan lebih dari satu tujuan. Tapi meskipun anda mempunyai banyak tujuan tapi untuk poin terpenting nya harus ditekankan dari segi desain dan konten.

2. Target pengunjung website anda


Sebelum anda menentukan target pengunjung anda, sebaiknya anda harus tahu terlebih dahulu karakteristik target pelanggan anda. Apakah pelanggan anda orang awam, menengah ataupun para profesional.

3. Menentukan Konten yang mau dibuat pada website


Sebuah website harus menyediakan sebuah konten yang mengubah pengunjung menjadi pembeli jika website yang anda buat adalah toko online atau market place.
Jika website yang anda buat hanya sebuah company profile mungkin konten utama atau deskripsi dari perusahaan anda hanya dilihat sesekali oleh pengunjung website anda. Agar konten utama yang anda buat sering dilihat oleh pengunjung sebaiknya anda juga membuat halaman untuk artikel / blog agar website anda mempunyai banyak pengunjung dan tidak hilang dari google.

4. Hal apa yang perlu dilakukan oleh pengunjung website anda


Apa yang anda inginkan untuk pengunjung website anda lakukan di website anda? Membeli produk anda? Mendaftarkan akun? Membagikan konten ke social media? Apapun yang anda inginkan, pastinya hal tersebut sangat berkaitan dengan tujuan di buatnya website tersebut.


5. Teknologi / Bahasa pemrograman apa yang akan anda gunakan


Majunya perkembangan teknologi memaksa anda agar tidak tertinggal zaman. Mungkin anda juga sudah tahu website sekarang bisa di akses juga menggunakan perangkat mobile. Jadi website yang anda buat juga minimal harus sudah mengakomodasi konsep tersebut.
Untuk bahasa pemrogramannya anda bisa menggunakan PHP, Ruby, Phyton dan lain-lain tergantung kebutuhan dari clientnya itu sendiri. Sekarang juga sudah banyak yang menggunakan CMS (Content Management System) untuk mempermudah anda dalam membuat sebuah website.

6. Strategi marketing yang akan anda gunakan


Website yang anda buat tidak bisa mendapatkan pengunjung dengan sendirinya. Banyak strategi online yang anda bisa lakukan agar website anda banyak dikunjungi pengunjung. Diantaranya melalui advertising di google namanya adalah google adwords. Ada cara yang gratis juga yaitu dengan membuat banyak artikel yang dibutuhkan oleh orang-orang. Tapi cara ini butuh waktu yang lama jika dibandingkan dengan memasang iklan.

7. Pembentukan tim untuk mengurus website


Agar website anda terurus sebaiknya anda harus membentuk tim-tim untuk mengurus website tersebut. Jika anda membuat website portal berarti minimal anda harus mempunyai tim direksi untuk mencari artikel dan tim copy writer untuk menulis artikel.

8. Menentukan budget pembuatan website


Untuk masalah budget tergantung dari tingkat kesulitan. Jika anda mendapatkan project yang besar dan tingkat kesulitannya pun tinggi. Anda jangan malu-malu untuk memberikan penawaran yang tinggi juga karena dari tingkat kesulitannya juga butuh banyak para programmer yang sudah ahli dibidangnya untuk membuat project website tersebut.

Demikianlah artikel tentang Persiapan Yang Harus Dilakukan Sebelum Membuat Sebuah Website mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kita semua

Terima kasih telah mengunjungi blog Dewa Coding 21

Monday, 25 April 2016

5 PHP Framework Untuk Memudahkan Anda Membuat Aplikasi atau Website

Dalam membuat sebuah aplikasi atau website untuk seorang programmer bisa dikatakan susah-susah gampang karena tidak semua programmer mempunyai keahlian yang banyak. Dan bagi sebagian programmer kadang mereka selalu ngoding dari awal atau nol. Padahal masih banyak framework-framework yang bisa digunakan dan mempermudah proses pengerjaan aplikasi atau website tersebut. Karena framework itu sendiri sudah menyediakan library-library yang kita hanya tinggal mengakses atau memanggilnya saja seperti database, captcha dan masih banyak yang lainnya.

Kelebihan menggunakan framework adalah sebagai berikut :

  1. Ringan dan cepat. Framework hanya melakukan pemanggilan pustaka/kelas yang dibutuhkan sehingga meminimalkan resource yang diperlukan sehingga ketika kita me-load sebuah halaman akan menjadi ringan dan cepat.
  2. Menggunakan metode MVC. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dengan metode MVC akan mempermudah kita dalam memahami alur pemrograman karena untuk bagian tampilan, logika dan query database telah dipecah sedemikian rupa.
  3. Mayortitas mendukung berbagai jenis database.

Nah, sudah tahu kan kegunaan framework itu sendiri dan berikut macam-macam PHP Framework:

1. Laravel


Framework Laravel adalah sebuah framework yang membawa ideologi yang sekarang ini jarang kita perhatikan. yaitu aspek "Clean Code" dan "Expressiveness". Framework ini mengaku "Clean and Easy", kodengnya lebih singkat dan mudah dimengerti. Jadi ketika anda membaca sekilas baris kode pada framework laravel anda akan langsung mengetahuinya.

2. Code Igniter

Framework Code Igniter adalah aplikasi open source yang berupa framework dengan model MVC (Model, View, Controller) untuk membangun website dinamis dengan menggunakan PHP. CodeIgniter memudahkan developer untuk membuat aplikasi web dengan cepat dan mudah dibandingkan dengan membuatnya dari awal.

3. Yii


Framework Yii merupakan gagasan dari pendirinya Qiang Xue yang memulai proyek Yii pada tanggal 1 Januari 2008. Qiang sebelumnya mengembangkan framework Prado. Yii sampai saat ini menunjukan metrik kinerja yang sangat mengesankan bila dibandingkan dengan framework PHP lainnya dan segera menarik perhatian yang sangat positif serta popularitas terus tumbuh pada tingkat yang semakin meningkat.

4. Zend 2


Zend Framework 2 adalah framework open source untuk membuat aplikasi dengan menggunakan konsep OOP. Sekarang Zend Framework sudah semakin maju karena perusahaan yang membuat framework ini sudah membuat Zend Framework 2 pasti lebih bagus kan dari zend framework yang versi sebelumnya. 

5. Symfony

Symfony Framework adalah  project open source yang dikembangkan oleh sensio-labs, salah satu perusahaan pengembang web yang berasal dari Prancis. framework symfony juga menggunakan konsep OOP. bahkan hingga ke struktur databasenya, schema, dan query juga didefinisikan sebagai objek.

Demikianlah artikel tentang 5 PHP Framework Untuk Memudahkan Anda Membuat Aplikasi atau Website mudah-mudahan bisa bermanfaat.

Terima kasih telah mengunjungi blog Dewa Coding 21 

Tuesday, 19 January 2016

Tutorial / Cara membuat paging atau pagination dengan Ajax dan PHP



Pemberian halaman (paging) web sering dijadikan sebagai solusi untuk mengatur content web yang berisi berita, artikel, dan sejenisnya. Dalam implementasinya, isi berita tidak ditampilkan semua, tetapi cukup deskripsi singkatnya saja. Dengan demikian, anda bisa menghemat ruang halaman web, dimana satu halaman bisa menampung banyak berita.

Untuk programmer back end mungkin sudah tidak aneh lagi dengan kata paging karna disetiap sistem yang dia buat pasti terdapat pagingnya agar tidak menjadi penumpukan data dalam satu halaman. sebenernya untuk teknik pembuatan paging sangatlah banyak ada yang dengan PHP, Ajax atau yang lainnya, tetapi di artikel kali ini kita hanya akan membahas dengan menggunakan Ajax. Karena, penggunaanya sangat cepat dibandingkan dengan membuatnya dengan PHP.

Baik mari kita langsung ke tutorialnya tentang Cara membuat paging atau pagination dengan Ajax dan PHP

1. Buatlah database dengan nama db_test dan buat juga satu table bernama siswa. isi field nya adalah id_siswa, nama, dan alamat.

2. Jika anda sudah selesai membuat database, Silahkan anda buat file config.inc.php yang berfungsi sebagai koneksi database.

<?php
$db_username = 'root';
$db_password = '';
$db_name = 'db_test';
$db_host = 'localhost';
$item_per_page = 5; //berapa item yang akan ditampilkan

$mysqli = new mysqli($db_host, $db_username, $db_password, $db_name);
if ($mysqli->connect_error) {
    die('Error : ('. $mysqli->connect_errno .') '. $mysqli->connect_error);
}
?>


3. selanjutnya silahkan buat lagi file fetch_pages.php


<?php
if(isset($_POST) && isset($_SERVER['HTTP_X_REQUESTED_WITH']) && strtolower($_SERVER['HTTP_X_REQUESTED_WITH']) == 'xmlhttprequest'){

include("config.inc.php");
if(isset($_POST["page"])){
$page_number = filter_var($_POST["page"], FILTER_SANITIZE_NUMBER_INT, FILTER_FLAG_STRIP_HIGH);
if(!is_numeric($page_number)){die('Invalid page number!');}
}else{
$page_number = 1;
}

$results = $mysqli->query("SELECT COUNT(*) FROM siswa");
$get_total_rows = $results->fetch_row();
$total_pages = ceil($get_total_rows[0]/$item_per_page);

$page_position = (($page_number-1) * $item_per_page);


$results = $mysqli->prepare("SELECT * FROM siswa ORDER BY id_siswa ASC LIMIT $page_position, $item_per_page");
$results->execute();
$results->bind_result($id_siswa, $nama, $alamat);

?>
<div class='table'>
<h2 align='center'>Tabel siswa</h2>
<table border='1px'>
<tr>
<th>Id Siswa</th>
<th>Nama</th>
<th>Alamat</th>
</tr>

<?php while($results->fetch()) { ?>
<tr>
<td width='70px'><?php echo $id_siswa; ?></td>
<td><?php echo $nama; ?></td>
<td><?php echo $alamat; ?></td>
</tr>
<?php } ?>
</table>
<?php echo paginate_function($item_per_page, $page_number, $get_total_rows[0], $total_pages); ?></td>
</div>
<?php
exit;
}
function paginate_function($item_per_page, $current_page, $total_records, $total_pages)
{
    $pagination = '';
    if($total_pages > 0 && $total_pages != 1 && $current_page <= $total_pages){
        $pagination .= '<ul class="pagination">';
       
        $right_links    = $current_page + 3;
        $previous       = $current_page - 3;
        $next           = $current_page + 1;
        $first_link     = true;
       
        if($current_page > 1){
$previous_link = ($previous==0)? 1: $previous;
            $pagination .= '<li class="first"><a href="#" data-page="1" title="First">First</a></li>';
            $pagination .= '<li><a href="#" data-page="'.$previous_link.'" title="Previous">Previous</a></li>';
                for($i = ($current_page-2); $i < $current_page; $i++){
                    if($i > 0){
                        $pagination .= '<li><a href="#" data-page="'.$i.'" title="Page'.$i.'">'.$i.'</a></li>';
                    }
                }  
            $first_link = false;
        }
       
        if($first_link){
            $pagination .= '<li class="first active">'.$current_page.'</li>';
        }elseif($current_page == $total_pages){
            $pagination .= '<li class="last active">'.$current_page.'</li>';
        }else{
            $pagination .= '<li class="active">'.$current_page.'</li>';
        }
               
        for($i = $current_page+1; $i < $right_links ; $i++){
            if($i<=$total_pages){
                $pagination .= '<li><a href="#" data-page="'.$i.'" title="Page '.$i.'">'.$i.'</a></li>';
            }
        }
        if($current_page < $total_pages){
$next_link = ($i > $total_pages) ? $total_pages : $i;
                $pagination .= '<li><a href="#" data-page="'.$next_link.'" title="Next">Next</a></li>';
                $pagination .= '<li class="last"><a href="#" data-page="'.$total_pages.'" title="Last">Last</a></li>';
        }
       
        $pagination .= '</ul>';
    }
    return $pagination;
}
?>


4. dan yang terakhir buat juga file index.php sebagai file untuk yang menampilkannya



<!DOCTYPE HTML>
<html>
<head>
<title>Ajax Pagination - Dewa Coding 21</title>

<link rel='stylesheet' type='text/css' href='style.css' />

<script type="text/javascript" src="js/jquery-1.11.2.min.js"></script>
<script type="text/javascript">
$(document).ready(function() {
$("#results" ).load( "fetch_pages.php");

$("#results").on( "click", ".pagination a", function (e){
e.preventDefault();
var page = $(this).attr("data-page");
$("#results").load("fetch_pages.php",{"page":page}, function(){});
});
});
</script>
</head>
<body>
<div id="results"><!-- content akan tampil disini --></div>
</body>
</html>



Demikian lah tutorial kali ini sangat mudah bukan cara membuatnya, jadi kita berharap anda semua jangan selalu copy paste punya orang lebih baik kita membuat sendiri karena lebih bagus dibanding kita copy paste yang orang lain.

Untuk source code atau semua file berikut designnya bisa anda download disini / here

Terima kasih telah mengunjungi blog Dewa Coding 21 :)

Monday, 11 January 2016

Apa itu bahasa pemrograman PHP?


PHP (Hypertext Preprocesor) adalah bahasa scripting web HTML-embedded yang berarti kode PHP dapat disisipkan ke dalam HTML halaman Web. Ketika sebuah halaman PHP diakses, kode PHP dibaca atau "diurai" oleh server. Output dari fungsi PHP pada halaman biasanya dikembalikan sebagai kode HTML, yang dapat dibaca oleh browser. Karena kode PHP diubah menjadi HTML sebelum halaman dibuka, pengguna tidak dapat melihat kode PHP pada halaman. Ini membuat halaman PHP cukup aman untuk mengakses database dan informasi aman lainnya.

Pada awalnya PHP merupakan singkatan dari Personal Home Page. Sesuai dengan namanya, PHP digunakan untuk membuat website pribadi. Dalam beberapa tahun perkembangannya, PHP menjelma menjadi bahasa pemrograman web yang powerful dan tidak hanya digunakan untuk membuat halaman web sederhana, tetapi juga website populer yang digunakan oleh jutaan orang seperti wikipedia, wordpress, joomla, dll.

Kelebihan PHP
  • PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system
  • Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
  • Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.
  • Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana - mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.
  • Dalam sisi pemahaman, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak.

Demikianlah artikel tentang Apa itu bahasa pemrograman PHP? semoga bermanfaat dan terima kasih telah mengunjungi blog Dewa Coding 21 :)

Friday, 8 January 2016

Tutorial cara mengecek status URL dengan PHP



Sebuah situs umumnya mencantumkan alamat-alamat situs pendukung, relasi, dan sejenisnya. Terkait hal ini, kita bisa melakukan pemeriksaan apakah situs aktif atau tidak. Selanjutnya, hasil pemeriksaan kita manfaatkan untuk memberikan informasi tambahan bagi pengguna.

Langkah utama yang harus kita lakukan adalah mendapatkan status URL. Dalam implementasinya, pemeriksaan status URL dapat kita lakukan melalui berbagai pendekatan, salah satunya adalah fungsi fopen(). Fungsi ini akan mengembalikan resource jika operasi berhasil, sebaliknya memberikan nilai false jika fungsi ini tidak berhasil.

Untuk coding pembuatannya tidak terlalu rumit alias mudah dan juga tidak terlalu banyak scriptnya.

<form action='' method='post'>
<input type='text' name='url' placeholder='Masukkan URL disini' />
<input type='submit' name='submit' value='submit' />
</form>

<?php
$url = $_POST['url'];

if(isset($_POST['submit'])) {
if(!@fopen($url, 'r')) {
echo $url, ' [offline] ';
} else {
echo '<a href="' .$url. '">'.$url. '</a> [Online]';
}
}
?>


Selesai sudah Tutorial cara mengecek status URL dengan PHP kali ini, mudah bukan? kan tadi kata kita juga mudah.

Untuk source code dan semua file berikut design nya anda bisa download Disini / Here

Terima kasih telah mengunjungi blog Dewa Coding 21 dan jangan lupa berkomentar :)

Monday, 4 January 2016

Tutorial cara membuat search tanpa reload dengan Ajax dan PHP



Melanjutkan dari artikel yang sebelumnya tentang Cara pengambilan data dari database dengan Ajax dan PHP sangat mungkin  juga kita membuat proses pencarian tanpa reload seperti data table, Jika sebelumnya untuk keyword nya sudah tersedia lewat option-option, pada artikel kali ini kita akan mendapatkannya dari masukan pengguna yang di tulis pada kolom search.

Pada artikel kali ini, kita menggunakan pernyataan SQL yang melibatkan klausa LIKE Berikut script index.php yang menyajikan form masukan data.

<html>
<head>
<title>Tutorial Ajax - Dewa Coding 21</title>
<script type='text/javascript' src='ajax.js'></script>
</head>
<body onload='search()'>
<form>
<input type='text' id='q' placeholder='search...' />
</form>

<!-- Untuk menampilkan data -->
<div id='tampil'></div>
</body>

</html>

Untuk kode Ajax yang diperlukan, secara umum mirip dengan kode ajax yang terdapat pada artikel sebelumnya. Hanya ada perbedaan sedikit. Berikut script Ajax.js .
var xmlHttp = false;

function createXmlHttpRequest() {
var xmlHttp = false;
if (window.ActivateXObject) {
xmlHttp = new ActivateXObject("Microsoft.XMLHTTP");
} else {
xmlHttp = new XMLHttpRequest();
}
if(!xmlHttp) {
alert("Gagal Menciptakan objek");
}
return xmlHttp;
}

function search() {
xmlHttp = createXmlHttpRequest();

if(xmlHttp.readyState == 4 || xmlHttp.readyState == 0) {
var k = document.getElementById('q').value;

var url = 'search.php';
url = url + "?q=" + k;
xmlHttp.onreadystatechange = handleRespon;
xmlHttp.open("GET", url, true);
xmlHttp.send(null);
} else {
setTimeout('search()', 1000);
}
}

function handleRespon() {
if(xmlHttp.readyState == 4) {
if(xmlHttp.status == 200) {
document.getElementById('tampil').innerHTML = xmlHttp.responseText;
setTimeout('search()', 1000);
} else {
alert("Error: " + xmlHttp.statusText);
}
}
}

Langkah selanjutnya adalah menyediakan kode PHP untuk proses pencarian di database. berikut script search.php

<?php
$mysqli = new mysqli('localhost', 'root', '', 'ajax');

$sql = 'SELECT * FROM mahasiswa WHERE nama LIKE ?';
$stmt = $mysqli->prepare($sql);

$stmt->bind_param('s', $val);
$val = '%' .trim($_GET['q']). '%';

$res = $stmt->execute();
$stmt->store_result();
$stmt->bind_result($id, $nama, $alamat);

if($res) {
if($stmt->num_rows) { ?>
<table width='100%' border='1'>
<tr>
<th width='30px'>ID</th>
<th>Nama</th>
<th>Alamat</th>
</tr>
<?php while($stmt->fetch()) { ?>
<tr>
<td><?php echo $id; ?></td>
<td><?php echo $nama; ?></td>
<td><?php echo $alamat; ?></td>
</tr>
<?php } ?>
</table>
<?php
$stmt->free_result();
} else {
echo "Data Not Found";
}
}

$stmt->close;

?>

Hasilnya, jikan Anda tidak memasukkan keyword apapun, maka akan ditampilkan semua data, dan sebaliknya jika anda memasukkan sebuah data maka tampilan juga akan menampilkan dengan apa yang anda masukkan.

Untuk source code / semua file berikut design nya bisa anda Download Disini / Here

Terima kasih telah mengunjungi blog Dewa Coding 21 Jangan lupa berkomentar :)

Thursday, 31 December 2015

Cara pengambilan data dari Database dengan Ajax dan PHP



Bagi anda yang masih tertarik dengan keunggulan Ajax, pada artikel kali ini kami akan mengajak anda mengintegrasikan Ajax pada aplikasi database. Dalam kasus ini, skenario kita cukup sederhana, yakni melakukan pengambilan data tanpa reloading halaman

Sebenernya integrasi Ajax pada aplikasi database sebenarnya tidaklah sulit. Dengan mengambil asumsi bahwa anda sudah mendapatkan request, misalnya id mahasiswa, maka langkah selanjutnya adalah seleksi data sebagaimana umumnya.

Untuk mengetahui implementasinya secara nyata, misal kita menyediakan halaman awal berisi pilihan id mahasiswa sebagai berikut

<?php
$mysqli = new mysqli('localhost', 'root', '', 'ajax');
$sql = 'SELECT * FROM mahasiswa';
$res = $mysqli->query($sql);
$array = array();
if($res) {
while ($row = $res->fetch_row()) {
$array[] = $row[0];
}
$res->close();
}
?>

<html>
<head>
<title>Aplikasi Database Berbasis Ajax</title>
<script type='text/javascript' src='ajax.js'></script>
</head>
<body>
<form>
<label>NIM :</label>
<select name='id' onChange='showData(this.value);'>
<option value=''>--Pilih NIM--</option>
<?php foreach($array as $row) { ?>
<option value='<?php echo $row; ?>' <?php echo (isset($_GET['id']) && $_POST['id'] == $val) ? 'selected' : ''?>><?php echo $row; ?></option>
<?php } ?>
</select>
</form>

<!-- untuk menghasilkan data -->
<div id='hasil'></div>
</body>
</html>

seperti halnya pada artikel sebelumnya kita menggunakan kode Javascript sebagai berikut, tapi ada perubahan sedikit.

var xmlHttp = false;

function createXmlHttpRequest() {
var xmlHttp = false;
if (window.ActivateXObject) {
xmlHttp = new ActivateXObject("Microsoft.XMLHTTP");
} else {
xmlHttp = new XMLHttpRequest();
}
if(!xmlHttp) {
alert("Gagal Menciptakan objek");
}
return xmlHttp;
}

function showData(id) {
xmlHttp = createXmlHttpRequest();

if(xmlHttp.readyState == 4 || xmlHttp.readyState == 0) {
var url = 'proses.php';
url = url + "?id=" + id;
xmlHttp.onreadystatechange = handleRespon;
xmlHttp.open("GET", url, true);
xmlHttp.send(null);
} else {
setTimeout('getData(source, divID)', 1000);
}
}

function handleRespon() {
if(xmlHttp.readyState == 4) {
if(xmlHttp.status == 200) {
document.getElementById('hasil').innerHTML = xmlHttp.responseText;
} else {
alert("Error: " + xmlHttp.statusText);
}
}
}

Untuk kode PHP, pembuatannya sama persis seperti akses data pada umumnya. Artinya, tidak ada kebutuhan khusus yang kita tambahkan disini


<?php
$mysqli = new mysqli('localhost', 'root', '', 'ajax');
$sql = 'SELECT * FROM mahasiswa WHERE id = ?';
$stmt = $mysqli->prepare($sql);

//Binding  Parameter
$stmt->bind_param('i', $val);
$val = intval($_GET['id']);

//Eksekusi prepared statement
$res = $stmt->execute();

//simpan hasil
$stmt->store_result();

//Binding kolom ke variabel
$stmt->bind_result($id, $nama, $alamat);

if($res && $stmt->num_rows) {
?>
<table border='1' width='100%'>
<tr>
<td width='30px'>ID</td>
<td>Nama</td>
<td>Alamat</td>
</tr>
<?php while($stmt->fetch()) { ?>
<tr>
<td><?php echo $id; ?></td>
<td><?php echo $nama; ?></td>
<td><?php echo $alamat; ?></td>
</tr>
<?php } ?>
</table>
<?php
$stmt->free_result();
}

$stmt->close();
?>

Untuk file lengkap atau source code nya berikut design dari tampilannya bisa anda download Disini

Terima kasih telah berkunjung ke blog Dewa Coding 21 . Jangan lupa ber komentar :)

Tuesday, 22 December 2015

Cara membuat grafik data dengan PHP



Hai para codinger selamat datang kembali di blog Dewa Coding 21 :)

Untuk kesempatan kali ini admin akan mem posting masih tentang seputar dunia PHP tentang Cara membuat grafik data dengan PHP, yah karna admin juga kan masih newbie jadi maaf-maaf lah kalo postingannya belum bisa disebut Dewa :D

Baik langsung saja kita ke pokok pembahasannya atau cara membuatnya, simple ko scriptnya karna yang admin posting sekarang itu masih sederhana atau dasarnya, biar sama anda bisa dikembangkan lebih bagus lagi jadi admin berharap agar anda tidak selalu memakai plugin atau memakai template orang tapi kita harus bisa buat sendiri.

1. Langkah pertama silahkan buat file Chart.php, fungsinya sebagai library untuk memanggil fungsi chartnya, setelah anda selesai membuat file Chart.php, silahkan masukkan script berikut.
<?php
class Chart{
private $data;
private $title;

public function __construct($data, $title='Data') {
$this->data = $data;
$this->title = $title;
}

public function show() {
$total = array_sum($this->data); ?>

<div class='grafik'>
<h2>Grafik Data</h2>
<table width='100%' cellpadding='3px'>
<tr>
<th><?php echo $this->title; ?></th>
<th colspan='2'>Persentase</th>
</tr>

<?php
foreach ($this->data as $row => $rows) {
$p = round($rows * 100 / $total, 1);
?>
<tr>
<td><?php echo $row; ?></td>
<td>
<div class='graph'>
<div class='bar' style='width: <?php echo round($p); ?>%;'>
<label><?php echo round($p); ?>%</label>
</div>
</div>
</td>
<td><?php echo $rows; ?></td>
</tr>
<?php
}
?>

<tr>
<td></td>
<td align='right'><b>Total</b></td>
<td><b><?php echo $total; ?></b></td>
</tr>
</table>
</div>
<?php
}
}
?>

2. selanjutnya silahkan buat kembali file index.php, fungsinya sebagai interface nya atau tampilan yang nanti akan di tampilkan pada browser anda, setelah anda selesai membuat silahkan masukkan kembali script berikut

<html>
<head>
<title>Grafik Data - Dewa Coding 21</title>
<link href='https://fonts.googleapis.com/css?family=Open+Sans' rel='stylesheet' type='text/css'>
<link rel='stylesheet' type='text/css' href='style.css'>
</head>
<body>
<?php
include "Chart.php";

/* Jumlah nilai dari setiap data */
$dat = array(
'A' => 12,
'B' => 20,
'C' => 54,
'D' => 34,
'E' => 70,
);

$bc = new Chart($dat);
$bc->show();
?>
</body>
</html>

3. Eittssss... Jangan lupa buat juga file style.css, fungsinya sebagai style untuk membuat visualisasinya, biar terlihat bagus kan kawan-kawan, soalnya kebanyakan client itu melihat tampilannya dulu baru sistemnya. bahkan ada juga client yang melihat tampilannya aja langsung mau :D setelah anda membuatnya silahkan masukkan script berikut.

body {
 margin: 0;
 padding: 0;
 font-family: 'Open Sans', sans-serif;
 background: #2c3e50;
 font-weight: 300;
 font-size: 13px;
}
table {
 width: 100%;
}
.grafik {
 margin: 100px auto;
 width: 500px;
 background: #fff;
 padding: 8px 10px;
 border-radius: 3px;
}
.grafik h2{
 color: #2a80b9;
 text-transform: uppercase;
 border-bottom: 1px solid #ecf0f1;
 margin-top: 5px;
 padding-bottom: 10px;
}
.grafik label {
 color: #fff;
 position: relative;
 font-size: 13px;
}
.graph {
 position: relative;
 width: 400px;
 font-size: 1px;
}
.bar {
 display: block;
 position: relative;
 background: #2a80b9;
 height: 25px;
}

Selesai sudah tutorial kali ini tentang cara membuat grafik data dengan PHP, simple kan scriptnya :D 

Untuk source codenya bisa di download Disini / Here

Semoga bermanfaat yah kawan-kawan dan terima kasih juga sudah mengunjungi blog kami, Jangan lupa berkomentar :)